Cara membuat proposal usaha Modal memang selalu dibutuhkan ketika kita ingin mendirikan suatu usaha. Terkadang, untuk mendirikan usaha tersebut modal yang diperlukan tidaklah sedikit dan tidak dapat diatasi seorang diri. Satu-satunya cara untuk mengatasi masalah ini adalah dengan Membuat Proposal Bisnis.
Proposal bisnis ini nantinya diajukan kepada pihak investor sehingga kita akan mendapatkan bantuan berupa dana untuk modal kita membangun usaha yang kita rencanakan.
Fungsi dari proposal bisnis yaitu untuk memberikan gambaran kepada Investor tentang usaha atau bisnis yang akan kita jalankan. Jika proposal yang kita buat, maka investor tidak akan ragu untuk menginvestasikan sejumlah uangnya untuk membiayai bisnis kita.
Proposal adalah alat informasi untuk mendapatkan dana dari orang lain untuk menjalankan usaha Anda. Jika Anda ingin Membuat Proposal Bisnis untuk usaha Anda, maka saya menyajikan format proposal bisnis yang dapat Anda contek.
Silahkan pahami cara membuat proposal bisnis ini ya!
Pendahuluan
Bab ini menjelaskan tentang latar belakang dan tujuan dari berdirinya bisnis Anda. Di bab ini Anda juga bisa menguraikan secara singkat tentang gambaran bisnis yang akan Anda jalankan.
Profil Perusahaan
- Jenis usaha
Jelaskan secara detail tentang jenis usaha yang akan Anda jalankan. Misalnya Anda akan mendirikan usaha warnet, uraikan apa yang dimaksud warnet dan apa kegunaannya.
- Nama perusahaan
Beritahu nama perusahaan yang akan Anda rintis pada calon investor Anda. Pilih nama yang simple dan mudah diingat.
- Lokasi
Uraikan di mana lokasi atau tempat usaha Anda. Hal ini pastinya menjadi penilaian calon investor. Pemilihan lokasi yang startegis akan meyakinkan calon investor bahwa usaha yang Anda jalani memiliki tingkat keberhasilan yang cukup besar.
Struktur Organisasi Perusahaan
Uraikan secara detail bagaimana struktur organisasi perusahaan Anda. Namun bila Anda mendirikan bisnis perorangan, Anda tidak perlu menambahkan bab yang satu ini dalam pembuatan proposal bisnis.
Produk Perusahaan
- Jenis produk
Dalam membuat proposal bisnis, Anda harus menjelaskan tentang produk yang akan Anda hasilkan, bisa berupa barang maupun jasa. Kualitas produk akan mempengaruhi penilaian calon investor. Yakinkan mereka bahwa produk Anda benar-benar diminati oleh masyarakat sebagai konsumen.
- Pembuatan produk
Uraikan secara jelas tentang bagaimana Anda menghasilkan produk tersebut. Hal ini untuk memberitahu calon investor tentang cara kerja Anda. Bila bisnis Anda memproduksi barang, jelaskan bagaimana barang tersebut dihasilkan. Bila usaha Anda bergerak dalam bidang jasa, Anda tinggal menjelaskan bagaimana kinerja Anda menangani perusahaan Anda.
- Keunggulan produk
Salah satu hal yang cukup penting untuk menarik minat calon investor adalah keunggulan produk. Bila tidak ada yang diunggulkan, calon investor pun tidak akan tertarik pada bisnis Anda.
Target Pasar
Beritahu calon investor tentang target pemasaran dari produk Anda. Apakah anak-anak, mahasiswa, atau yang lainnya.
Promosi dan Pemasaran
Untuk meyakinkan para investor, jelaskan tentang strategi promosi dan pemasaran Anda. Promosi dan pemasaran yang baik tentu akan membuat calon investor merasa ingin untuk bekerja sama dengan Anda karena berpikir bahwa bisnis Anda pasti bisa berhasil.
Laporan Keuangan
- Alokasi dana
Berisi uraian singkat tentang dana atau modal yang Anda butuhkan untuk memulai suatu usaha.
- Perhitungan laba
Buat perhitungan secara realistis seberapa besar kira-kira keuntungan yang bisa didapat dari bisnis Anda.
- Perhitungan bagi hasil
Hal yang juga cukup penting dalam Membuat Proposal Bisnis adalah tentang perhitungan bagi hasil. Uraikan berapa persen keuntungan yang Anda tawarkan untuk pemodal atau calon investor Anda, dan berapa persen yang akan Anda dapatkan sebagai pengelola usaha.
Penutup
Tulislah kata atau kalimat sopan sebagai penutup proposal.
Lampiran
- Biodata pemiliki usaha
Lampirkan CV (Curriculum Vitae) Anda sebagai pengelola sebagai bahan pertimbangan bagi calon investor Anda.
- Surat perjanjian
Berisi perjanjian dan pasal-pasal tertentu (bila ada) antara Anda sebagai pengelola atau pemilik usaha dengan calon investor.